Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Seputar Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Pengertian Kualitatif dan Kuantitatif

Penelitian merupakan salah satu kegiatan yang sering dilakukan baik pelajar maupun pekerja. Pelajar mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi tak lepas dari sebuah penelitian. Begitu pula setelah bekerja baik di pemerintahan maupun swasta kegiatan penelitian ini masih sering dilakukan. Penelitian yang hampir wajib dilakukan pada jenjang perguruan tinggi adalah Tugas Akhir, SKRIPSI, TESIS, dan DISERTASI. Sedangkan bagi yang sudah bekerja research sering kali menjadi tugas kantor. Biasanya bagi yang di pemerintahan terkait dengan tata ruang lingkungan, research mengenai wisatawan, limbah industri, kependudukan, kesehatan masyarakat, sedangkan untuk yang swasta terkadang research pasar menjadi salah satu devisi dalam suatu perusahaan.

Metode penelitian ada dua yaitu kuantitatif dan kualitatif. Metode penelitian kuantitatif merupakan jenis penelitian yang melibatkan pengambilan data secara statistik sehingga dapat dilakukan perhitungan dan intrepretasi yang dapat disajikan dalam bentuk grafik, diagram, tabel dan pengujian hipotesis. Sedangkan untuk penelitian kualitatif merupakan penelitian social yang menggunakan informasi-informasi terkait dalam mengintrepertasikan hasil. Penelitian jenis ini biasa menggunakan dokumentasi dan wawancara dalam menarik kesimpulan pada penelitian. Perpaduan antara penelitian kualitatif dengan kuantitatif juga banyak digunakan. Alasannya adalah jika hanya menggunakan satu metode hasil yang diperoleh kurang kuat dalam menarik kesimpulan.

Deskriptif Statistik

Banyak jenis dari penelitian kuantitatif, misalnya dengan deskriptif atau dengan hipotesis. Untuk penelitian kuantitatif deskriptif hasil penelitian dapat disajikan dalam bentuk tabel maupun diagram. Isi dari tabel yang disajikan biasanya standar nilai minimum, maksimum, rata-rata, dan standar deviasi.

Variabel Min Max Mean Std. Dev
Servis Dari Kanan 6 29 19,25 6,16
Servis Dari Tengah 13 33 22,79 5,79
Servis Dari Kiri 4 25 15,88 5,05

Tampilan keempat statistik hitung ini standar digunakan sebab memiliki makna sendiri di dalam pengintrepretasian hasil penelitian. Padahal masih ada banyak deskriptif statistik yang ada namun jarang digunakan dalam pembacaan hasil penelitian.

Kategori Data dan Interval

Selain menampilkan nilai minimum, maksimum, rata-rata dan standar deviasi pada statistik deskriptif, metode kuantitatif deskriptif juga terkadang mengupas data dalam bentuk interval maupun kategori. Kategori data ini ada bermacam-macam tergantung penggunaan. Dalam buku yang pernah say abaca skala pengukuran Syaifrudin Azwar dipaparkan kategori data dalam bentuk kategori tiga, kategori empat, dan kategori lima. Masing-masing kategori memiliki rumus yang berbeda namun serupa. Semuanya melibatkan nilai minimum, maksimum, rata-rata dan standar deviasi. Hanya saja ada yang menggunakan nilai empiris ada juga yang menggunakan nilai teoritis. Terkadang nilai empiris dan teoritis ini dipadukan untuk mendapatkan suatu kesimpulan. Biasanya jurusan psikologi menggunakan perhitungan keduanya.

Sedangkan interval nilai diperoleh dari pengelompokan data tersebut. Perhitungannya pun tak luput dari rumus yang sebenarnya telah kita pelajari sejak duduk dibangku kelas 6 sekolah dasar. Hanya saja karena tergerus oleh lamanya waktu terkadang saat membuat laporan lupa ketentuan dalam membuat nilai interval. Hampir semua bidang sering menggunakan penyajian interval nilai ini. Terlebih lagi pada jurusan pendidikan dimana banyak nilai yang ingin dibandingkan secara visual.

Grafik, Diagram, dan Kurva

Grafik digunakan untuk mempermudah pada pembacaan data yang berfluktasi atau saling terkait.

Grafik Time Series

Grafik time series ini biasanya disajikan untuk penelitian terkait dengan data-data yang banyak seperti hasil penjualan dari tahun ke tahun, curah hujan per bulan dalam satu tahun, data keuangan, peningkatan nilai dari waktu ke waktu, dan lain-lain.

Diagram Batang dan Lingkaran

Selain grafik ada pula diagram. Fungsi dari diagram juga sama yaitu menyajikan data dalam bentuk visual agar mudah untuk dimengerti secara cepat. Diagram batang umum digunakan baik dalam penelitian Tugas per kuliahan, tugas akhir, SKRIPSI, TESIS, maupun DISERTASI sering menyertakan diagram batang guna mempermudah pembacaan. Laporan pada pekerjaan di kantor pun sering menyertakan diagram baik batang maupun lingkaran. Sedangkan diagram batang sendiri banyak sekali bentuknya.

Diagram Pareto

Diagram Pareto merupakan diagram yang terdiri dari dua variabel dan dijadikan satu dalam sebuah diagram. Diagram pareto ini biasa digunakan pada jurusan industry atau penelitian yang terkait dengan research pasar.

Kurva ROC

Kurva ROC termasuk dalam bentuk penyajian data. Kurva ini biasa digunakan pada jurusan kesehatan, atau kedokteran guna menentukan batas dugaan terserangnya penyakit.

Pengujian Hipotesis

Masing-masing tabel, grafik, kurva, maupun diagram dalam pembuatan Tugas kantor, Tugas Akhir, SKRIPSI, TESIS, dan DISERTASI mempunyai tujuan sendiri-sendiri. Untuk penelitian kuantitatif dengan menggunakan hipotesis maka pengambilan keputusan harus berdasarkan hasil pengujian hipotesis. Pengujian hipotesis merupakan pengujian atas suatu kasus dimana telah diduga sebelumnya hasilnya. Dari praduga tersebut akan dibuktikan apakah dugaan tersebut benar atau salah. Pengajuan hipotesis biasa disimbolkan dengan Ha/ H1 sedangkan lawannya adalah hipotesis alternative yaitu Ho.
Susunan dalam pengujian hipotesis adalah sebagai berikut:

  • Hipotesis
    Ho :
    H1
  • Taraf kesalahan: α = 1%, 5%, atau 10%
  • Statistik uji: alat analisis data yang sesuai
  • Kriteria keputusahan:
    Ho ditolak jika α < taraf kesalahan
  • Perhitungan: olah data
  • Keputusan: sesuai dengan kriteria
  • Kesimpulan: intrepretasi

Adapun dalam menentukan statistik yang digunakan untuk alat analisis yang sesuai perlu melalui beberapa analisis terlebih dahulu yaitu:

  • Kita harus tahu jenis data yang digunakan. Ada 4 macam jenis data masing-masing jenis data memiliki kriteria berbeda sehingga jangan salah dalam menentukan uji statistik karena tidak memperhatikan jenis data yang digunakan. Seringkali dalam pengolahan data untuk tugas, laporan maupun pembuatan Tugas Akhir, SKRIPSI, TESIS, dan DISERTASI tidak memperhatikan jenis data yang digunakan, sehingga akan bingung ketika ditanya dosen alasan menggunakan statistik uji tersebut. Pada artikel yang lain akan saya bahas mengenai jenis data nominal, ordinal, interval dan rasio berikut penjelasannya.
    Variabel: jenis kelamin (laki-laki dan perempuan) ⇒ nominal
    Variabel: skala likert (selalu, sering, kadang-kadang, tidak pernah) ⇒ ordinal
    Variabel: nilai siswa (nilai ulangan harian siswa, nilai terendah 0 tertinggi 10) ⇒ interval
    Variabel: jarak (waktu kali kecepatan) ⇒ rasio
  • Distribusi data penelitian perlu untuk menjadi wacana apakah mau digunakan atau tidak. Hal ini terkait dengan keputusan pengolahan data apakah akan menggunakan statistik parametric atau non parametric. Jika data berdistribusi normal maka olah data menggunakan statistik parametric, sedangkan jika data berdistribusi tidak normal maka olah data menggunakan statistik non parametric. Namun terkadang pada olah data jurusan tertentu antara dosen dengan mahasiswa telah membuat kesepakatan bersama apakah akan mengabaikan distribusi data ini atau tidak. Jika penelitian ditujukan untuk research pasar pada suatu perusahaan terkadang dalam pengolahan data mengabaikan distribusi data. Hal ini dikarenakan hasil dari olah data secara parametric dan non parametric memiliki kelemahan dan kelebihan sendiri-sendiri.
  • Setelah jenis data dan distribusi data telah dianalisis selanjutnya adalah tujuan penelitian. Sering kali peneliti kurang jelas dalam nentukan tujuan dari penelitiannya sehingga perhitungan pengambilan data tidak dipikirkan sebelumnya. Tujuan penelitian ini misalnya:
    • komparasi/perbandingan,
    • mengetahui besarnya pengaruh,
    • mengetahui besarnya hubungan,
    • mengetahui prefer konsumen/lebih ketertarikan,
    • untuk memperkirakan sesuatu di masa yang akan datang/peramalan, dll
  • Banyak variabel penelitian perlu untuk diketahui untuk menentukan statistik uji yang tepat. Hal ini terkait adanya data univariat, dan multivariate.

Setelah keseluruhan tahap tersebut telah diperoleh maka penentuan statistik uji guna pengolahan data laporan tidak akan salah pilih. Olah data sering menjadi kendala bagi orang yang tidak mempelajari dengan khusus pada bidang statistik. Oleh karenanya perlu adanya konsultan statistik untuk teman sharing mengenai olah data. Selain itu konsultan statistik juga diperlukan untuk membantu mereka yang sibuk bekerja. Penanganan olah data statistik kepada orang yang berkecimpung dalam bidang khususnya statistik tidaklah memakan banyak waktu. Hal ini membuat hasil penelitian yang dilakukan menjadi efisien dan dapat analisis yang benar serta sesuai dengan tujuan penelitian Anda.

Konsultasi olah data statistik sering dibutuhkan tidak hanya untuk peneliti kalangan mahasiswa saja akan tetapi segala peneliti dari beberapa kalangan seperti dosen dan pegawai pemerintahan serta karyawan swasta sering menggunakan jasa olah data penelitian pada konsultan statistika. Hal ini dikarenakan oleh ingin memperoleh hasil yang sesuai dengan waktu yang singkat dan efisien. Olah data statistic dapat diserahkan sepenuhnya kepada konsultan, dapat hanya belajar saja, dan dapat pula kolaborasi antara konsultan olah data statistic dengan penelitian. Hal tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dan waktu peneliti.

Diposting oleh , pada 19 December 2017